Peternakan 1 Juli 2026

KEBUTUHAN SEMAKIN TINGGI, PORDASI GELAR SEMINAR DOKTER HEWAN PERTANDINGAN

Menyikapi perkembangan olahraga berkuda yang semakin masif di tanah air dan berimbas pada kebutuhan akan tenaga dokter hewan pertandingan yang semakin tinggi, PORDASI menggelar Seminar & Workshop Dokter Hewan Pertandingan yang dilaksanakan pada 30 Juni 2026 di PORDASI HQ, Kawasan JIEPP Pulomas, Jakarta Timur.

Seminar dengan pembicara drh. Ade Octaviani (FEI Official Veterinari Level 3) dan drh. Ardhinta Irawan (FEI Official Veterinari Level 2) mendapat sambutan antusias khususnya dari para tenaga dokter hewan berusia muda yang datang dari sejumlah daerah dengan total 22 peserta yang hadir.

Materi seminar menekankan tentang bagaimana dokter hewan pertandingan dalam menjalankan tugasnya pada situasi dan kondisi tertentu di satu kejuaraan dengan mengutamakan animal welfare (kesejahteraan kuda) sesuai standar PORDASI yang diadopsi dari peraturan-peraturan yang berlaku di FEI.

“Dengan semakin ramainya pertandingan atau kejuaraan-kejuaraan berkuda, kebutuhan akan tenaga dokter hewan pertandingan semakin tinggi. Lalu dengan menyelenggarakan seminar ini, langkah yang ditempuh PORDASI sudah tepat untuk mempersiapkan tenaga-tenaga yang professional dan berkompeten di bidangnya,” ujar drh. Ade Octaviani.

drh. Ade Octaviani.

Usai mengikuti seminar, para peserta mendapatkan sertifikat dan berpeluang untuk menjadi National Treating Vet (NTV) serta memiliki kesempatan besar untuk mengikuti ujian guna menraih gelar FEI Permitted Treating Vet (PVT). Meskipun seminar tersebut berbasis pada olahraga berkuda equestrian, namun seminar juga dapat diikuti oleh para dokter hewan dari semua disiplin olahraga berkuda.

“Melalui seminar ini, PORDASI ingin memberi pembekalan kepada khususnya para dokter hewan muda yang berminat untuk menjadi dokter hewan pertandingan. Pembekalan ini diambil dari pengalaman-pengalaman saat bertugas di lapangan, sehingga bisa menjadi acuan para dokter hewan pertandingan untuk dapat menjalankan tugasnya secara professional,” terang drh. Ardhinta Irawan.

drh. Ardhinta Irawan.

Ardhinta pun berharap agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan tujuan agar kelak lahir tenaga-tenaga dokter hewan pertandingan yang cakap, terampil, dan berkompeten serta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan olahraga berkuda kedepannya.

Seminar tersebut berjalan sangat menarik dan interaktif terutama saat sesi tanya jawab yang merupakan kesempatan bagi para peserta untuk menggali segala bentuk informasi dan pengetahuan yang akan dibutuhkan saat menjalankan tugas sebagai dokter hewan pertandingan.

“Saya berharap dengan adanya seminar ini, kedepannya Indonesia akan memiliki tenaga-tenaga dokter hewan pertandingan yang professional, solid, dan tersebar diberbagai wilayah,” tutup drh. Ade Octaviani.

Bagikan