Equestrian 28 Oktober 2026

JELANG KEJURNAS ENDURANCE 2026, PP PORDASI DAN PENGPROV LAMPUNG AUDIENSI DENGAN GUBERNUR LAMPUNG

LAMPUNG – Persiapan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Equestrian–Endurance 2026 terus dimatangkan. Sebagai bagian dari upaya menyukseskan kejuaraan tersebut, jajaran Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP PORDASI) bersama Pengurus Provinsi (Pengprov) PORDASI Lampung melakukan audiensi dengan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, pada Senin, 26 Oktober 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Lampung tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus membangun sinergi antara organisasi olahraga berkuda dan Pemerintah Provinsi Lampung menjelang pelaksanaan Kejurnas Endurance 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Desember 2026 di Lampung Endurance Park, Sabah Balau, Kabupaten Lampung Selatan.

Rombongan PP PORDASI dan Pengprov PORDASI Lampung diterima langsung oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal yang didampingi Sekretaris Dewan Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, S.T., S.E., M.M., serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, S.STP., M.M.

Dalam suasana pertemuan yang hangat dan penuh keakraban, sejumlah hal strategis dibahas, mulai dari kesiapan penyelenggaraan kejuaraan, potensi pengembangan olahraga berkuda endurance, hingga peluang menjadikan kegiatan olahraga sebagai salah satu penggerak ekonomi dan pariwisata daerah.

KEJURNAS ENDURANCE 2026 DIHARAPKAN MEMBERIKAN DAMPAK POSITIF BAGI LAMPUNG

Dalam pemaparannya, Ketua Pengprov PORDASI Lampung, Rasyid Trisandi, menyampaikan perkembangan persiapan penyelenggaraan Kejurnas Endurance 2026, termasuk berbagai potensi yang dapat dikembangkan melalui kejuaraan tingkat nasional tersebut.

Menurut pemaparan Rasyid, penyelenggaraan Kejurnas Endurance bukan sekadar menghadirkan kompetisi bagi para atlet berkuda dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Lampung sebagai salah satu daerah yang memiliki kondisi alam dan fasilitas pendukung bagi pengembangan olahraga berkuda endurance.

Kehadiran atlet, ofisial, dan pendukung dari berbagai provinsi diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas perekonomian masyarakat, khususnya sektor akomodasi, transportasi, kuliner, serta berbagai usaha lokal lainnya.

Selain itu, penyelenggaraan kejuaraan nasional tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pengembangan sport tourism atau wisata olahraga di Provinsi Lampung, sekaligus memperluas pengenalan daerah melalui kegiatan olahraga berkuda berskala nasional.

Dengan demikian, Kejurnas Endurance 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan peningkatan prestasi atlet, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan daerah penyelenggara.

GUBERNUR LAMPUNG SAMBUT POSITIF PENYELENGGARAAN KEJURNAS

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyambut positif rencana penyelenggaraan Kejurnas Endurance 2026 yang akan dilaksanakan di wilayahnya.

Salah satu keunggulan Lampung yang menjadi perhatian adalah letak geografisnya yang strategis di bagian selatan Pulau Sumatera, dengan akses transportasi yang menghubungkan wilayah Sumatera dan Pulau Jawa.

Kondisi tersebut menjadi nilai tambah bagi Lampung dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan olahraga yang melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain faktor aksesibilitas, karakteristik alam Lampung juga dinilai memiliki potensi yang sesuai dengan kebutuhan olahraga berkuda endurance, khususnya dengan keberadaan jalur lintasan yang melintasi kawasan perkebunan karet.

Karakteristik lintasan alam terbuka tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri, mengingat olahraga berkuda endurance menuntut kemampuan atlet dan kuda dalam menempuh perjalanan jarak jauh dengan tetap memperhatikan kondisi fisik, stamina, serta kesejahteraan kuda.

Sambutan positif Pemerintah Provinsi Lampung tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi berbagai pihak dalam mempersiapkan penyelenggaraan Kejurnas Endurance 2026 agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi perkembangan olahraga berkuda nasional.

LAMPUNG MILIKI MODAL PRESTASI DAN POTENSI PENGEMBANGAN ENDURANCE

Selain melakukan audiensi dengan Gubernur Lampung, rangkaian kunjungan kerja PP PORDASI juga dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Lampung Endurance Park yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan kejuaraan.

Kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi jajaran PP PORDASI untuk melihat kondisi kawasan, karakteristik lintasan, serta kesiapan infrastruktur pendukung menjelang pelaksanaan Kejurnas Endurance 2026.

Lampung Endurance Park yang berada di kawasan Sabah Balau, Kabupaten Lampung Selatan, memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan kompetisi endurance di Indonesia.

Keberadaan kawasan perkebunan karet dengan karakteristik alam yang mendukung menjadi salah satu keunggulan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan lintasan pertandingan, dengan tetap memperhatikan aspek teknis, keselamatan, dan kesejahteraan kuda.

Di sisi lain, potensi Lampung dalam olahraga berkuda endurance juga didukung oleh catatan prestasi atlet daerahnya.

Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara 2024, kontingen Lampung berhasil mempersembahkan medali perak dari cabang olahraga berkuda nomor endurance.

Prestasi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Lampung tidak hanya memiliki potensi dari sisi geografis dan fasilitas, tetapi juga mempunyai sumber daya atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pembinaan atlet-atlet endurance Lampung sekaligus mendorong lahirnya generasi baru atlet berkuda berprestasi.

Melalui penyelenggaraan Kejurnas Endurance 2026, PP PORDASI bersama Pengprov PORDASI Lampung berharap dapat menghadirkan kejuaraan yang kompetitif, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembinaan prestasi, pengembangan fasilitas olahraga, dan pertumbuhan wisata olahraga di Indonesia.

Dengan dukungan berbagai pihak, Lampung diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah potensial dalam pengembangan olahraga berkuda endurance nasional.

Bagikan