Equestrian Selasa, 12 Mei 2026

Arthayasa Open, Jadi Ajang Unjuk Prestasi Para Atlet Junior

Arthayasa Open, Jadi Ajang Unjuk Prestasi Para Atlet Junior

Kejuaraan Berkuda Arthayasa Open yang diselenggarakan di Venue Berkuda Arthayasa Stable (9-10/5) menjadi etalase prestasi khususnya bagi para atlet berkuda junior Indonesia yang berhasil memuncaki kelas-kelas bergengsi. Menggelar pertandingan jumping mulai dari kelas 30-50cm hingga 130-140cm, kejuaraan juga dihadiri oleh atlet-atlet berkuda pendatang baru hingga atlet papan atas lintas generasi.

Lebih dari 1.100 entri peserta turut meramaikan kompetisi jumping yang digelar di dua venue berkuda Galuh dan Sumedang Larang. Selain menggelar kelas pertandingan Tingkat nasional, Arthayasa Open juga menyelenggarakan kelas bergengsi CSI 1* 120cm dan CSI 1* 130-140cm yang berlevel internasional, serta pertandingan seleksi atlet menuju Prime Minister Cup CSIJ-B Kuala Lumpur 2026 yang akan dihelat di Kuala Lumpur Malaysia pada 24-26 Juli 2026 mendatang.

GADIS KIREINA ISKANDAR, ATLET JUNIOR WANITA PUNCAKI KELAS CSI 1* 120CM

Gadis kireina

Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan atlet junior wanita, Gadis Kireina Iskandar (16 tahun) yang memuncaki kelas bergengsi CSI 1* 120cm. Kemenangan Gadis di kelas tersebut menjadi catatan rekor dengan label sebagai atlet junior wanita pertama yang mampu mendominasi kelas bergengsi yang digelar dengan sistem jump off tersebut.

Keberhasilan Gadis cukup membawa kabar baik dan menjadi jawaban atas minimnya peran para atlet berkuda Wanita yang mampu berprestasi di kelas-kelas bergengsi. Dengan usianya yang masih muda, Gadis diharapkan mampu memenuhi harapan para pecinta olahraga berkuda equestrian yang mengidamkan Indonesia memiliki atlet-atlet wanita yang tangguh dan bertanding di kelas-kelas tinggi.

Saat pertandingan, Gadis yang berpasangan dengan kuda Stitches dan mewakili W Equestrian-Arthayasa tampil gemilang di babak jump off dengan hasil clear round dan catatan waktu tercepat 36,94 detik dserta meraih peringkat pertama disusul Nathanael Menayang (Let’s go/Djiugo) dan Yayat Subrata (King Almor/Equinara Horse Sports) di peringkat 2 dan 3 dari total 21 entri peserta.

NUSRTDINOV ZAYAN FATIH, TAMPIL LEPAS DI BABAK JUMP OFF KELAS CSI 1* 130-140CM

Nusrtdinov

Berlanjut ke kelas bergengsi CSI 1* 130-140cm, atlet junior DNV Equestrian, Nusrtdinov Zayan Fatih (16 tahun) juga unggul dalam persaingan di kelas dengan lompatan tertinggi pada kejuaraan tersebut, sekaligus mencetak sejarah sebagai atlet junior pertama yang menjuarai kelas pertandingan tertinggi di Indonesia dan berlevel internasional.

Memanfaatkan keberuntungan di babak pertama yang berjalan kurang mulus, Dinov melaju ke babak jump off stelah membukukan 8 poin penalti Bersama 2 seniornya yakni Raymen Kaunang dan Andry Prasetyono yang meraih poin penalti yang sama.

Di babak jump off, Dinov yang berpasangan dengan kuda legendaris DNV Equestrian, Charly Lalan tampil impresif dengan meraih hasil clear round dan catatan waktu 56,17 detik. Sementara Raymen Kaunang yang juga tampil dalam performa terbaiknya sempat mengancam posisi dinov dengan catatan waktu tercepat 50,02 detik, namun sayang Raymen menjatuhkan rintangan terakhir sehingga harus terganjar 4 poin penalti.

Hasil pertandingan Nusrtdinov Zayan Fatih meraih peringkat pertama disusul Raymen Kaunang (Juliette/Almor Stable) dan Andry Prasetyono (Next Havanna/Equinara Horse Sports) di podium 2 dan 3 dari total 8 peserta.

BRANDON TOA, MENDOMINASI PERTANDINGAN SELEKSI

Brandon

Kabar lainnya datang dari atlet junior asal Kota Medan Sumatera Utara, Brandon Toa yang lolos pertandingan seleksi atlet menuju Prime Minister Cup CSIJ-B Kuala Lumpur 2026. Pertandingan dilaksanakan di kelas Jumping 110cm yang dipertandingkan selama 2 hari. Adapun poin pemenang merupakan hasil akumulasi poin dari 2 pertandingan tersebut.

Brandon yang berpasangan dengan kuda Lightning De Braveheart berhasil mendominasi dengan meraih 2 kemenangan pada 2 pertandingan seleksi tersebut. Total peserta yang berpartisipasi Adalah 44 entri peserta yang 10 diantaranya merupakan atlet-atlet junior yang tengah berebut kursi untuk membela merah putih di negeri jiran Malaysia.

Adapun hasil pertandingan seleksi tersebut, Brandon Toa (29 poin), Aisha Maydina Hakim (19 poin), Teuku Rifat Renanda Harsya (17 poin), Nusrtdinov Zayan Fatih (11 poin), Nathanael Menayang (11 poin), Lalu Yuda Pratama Alwi (9 poin), Maheswara Dewa Brata (9 poin), Akhtar Hanif Hafuza (6 poin), Damita Ary Inayah (4 poin), dan Sagara Mahia Andaru (0 poin).

Bagikan